KKNT Inovasi IPB University Tutup Pengabdian di Desa Wanutunggal
![]() |
| Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University bersama masyarakat Desa Wanutunggal dalam kegiatan Epilog Pengabdian |
Grobogan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University menggelar Epilog Pengabdian sebagai penutup rangkaian kegiatan pengabdian di Desa Wanutunggal, Kabupaten Grobogan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi malam perpisahan mahasiswa dengan masyarakat setempat.
Acara dihadiri Kepala Desa Wanutunggal beserta perangkat desa, kader PKK, perwakilan SD Negeri Wanutunggal, MI Al-Hikmah Wanutunggal, Karang Taruna, warga, hingga anak-anak desa.
Kebersamaan berbagai unsur masyarakat tersebut menjadi bagian dari penutup perjalanan mahasiswa selama menjalankan sejumlah program pengabdian di Desa Wanutunggal.
Kegiatan diawali dengan penampilan tarian tradisional yang dibawakan anak-anak Desa Wanutunggal. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa dan pemaparan hasil program kerja mahasiswa selama menjalankan KKNT.
Dalam pemaparan tersebut, mahasiswa menjelaskan berbagai kegiatan yang mengangkat tema modernisasi pertanian ramah lingkungan, pemetaan lahan sawah, pemberdayaan kelompok tani, hingga bimbingan belajar dan edukasi anak melalui inovasi agro-edukasi.
Selama berada di Desa Wanutunggal, mahasiswa menjalankan delapan program yang mencakup bidang pertanian, lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.
Salah satunya adalah HydroMama, yakni kegiatan edukasi dan praktik hidroponik sederhana bagi ibu-ibu PKK. Program tersebut mendorong pemanfaatan pekarangan rumah agar dapat digunakan untuk kegiatan produktif.
Mahasiswa juga membuat Peta Digital yang memuat data kepemilikan lahan sawah. Peta tersebut diharapkan dapat membantu pembaruan data RDKK serta mendukung pengelolaan informasi pertanian di tingkat desa.
Di bidang pemberdayaan petani, terdapat program JEMBATANI (Jembatan Edukasi dan Kemitraan Tani). Kegiatan ini mempertemukan petani dengan mahasiswa, tenaga pendidik IPB University, serta pihak MaxxiTani untuk berbagi pengetahuan dan membahas persoalan pertanian yang dihadapi masyarakat.
Sementara di bidang lingkungan dan edukasi anak, mahasiswa menjalankan program SIAGA BUMI (Siswa Aktif Jaga Bumi) yang memberikan edukasi mengenai pemilahan dan daur ulang sampah.
Ada pula Sahabat Air, program yang mengenalkan pentingnya menjaga kualitas air melalui praktik penjernihan sederhana. Program BERSERI (Biopori untuk Edukasi Resapan Air dan Lingkungan Lestari) juga mengajak siswa mengenal pemanfaatan sampah organik melalui pembuatan lubang biopori.
Program lainnya adalah Sehat Lestari yang memadukan kegiatan senam bersama dengan edukasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah organik rumah tangga.
Selain program pertanian, lingkungan, kesehatan, dan edukasi, mahasiswa turut menggelar Semarak Kemerdekaan melalui berbagai perlombaan anak-anak dan kegiatan jalan sehat bersama masyarakat.
Mahasiswa berharap berbagai program yang telah dijalankan tidak berhenti setelah masa KKNT berakhir. Sejumlah kegiatan seperti hidroponik, pengolahan limbah organik menjadi POC dan kompos, pembuatan biopori, hingga pengelolaan data pertanian masih dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat.
Setelah pemaparan program kerja, acara dilanjutkan dengan penampilan tari anak-anak dan sesi pesan serta kesan antara mahasiswa dengan masyarakat.
Suasana perpisahan semakin hangat ketika mahasiswa dan warga bernyanyi bersama. Kegiatan kemudian ditutup dengan salam-salaman sebagai bentuk pamitan mahasiswa setelah menyelesaikan masa pengabdian di Desa Wanutunggal.
Epilog Pengabdian menjadi penanda berakhirnya rangkaian KKNT Inovasi IPB University di Desa Wanutunggal. Meski mahasiswa kembali melanjutkan aktivitas di kampus, berbagai pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan selama kegiatan diharapkan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi mahasiswa, Desa Wanutunggal menjadi ruang untuk belajar sekaligus berkolaborasi bersama masyarakat. Berakhirnya masa pengabdian juga menjadi momentum untuk melanjutkan berbagai praktik baik yang telah dibangun selama pelaksanaan KKNT.
Penulis: Tim KKNT Inovasi IPB University
