Sufmi Dasco Klaim Rp201 Miliar Terkumpul 10 Menit, Publik Soroti Transparansi

Politisi Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut dana sebesar Rp201 miliar berhasil dihimpun dalam waktu sekitar 10 menit untuk mendukung program Dana Bantuan Abadi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Pernyataan tersebut disampaikan Dasco dalam acara peluncuran program Dana Bantuan Abadi LPSK di Hotel Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).
Menurut Dasco, nominal Rp201 miliar tersebut setara dengan sekitar 20 persen dari target penghimpunan Dana Bantuan Abadi LPSK yang mencapai Rp1 triliun.
Pernyataan mengenai penghimpunan dana dalam waktu singkat itu kemudian mendapat perhatian publik, terutama di media sosial. Sejumlah pengguna Instagram mempertanyakan dasar angka tersebut serta pihak-pihak yang disebut memberikan dukungan terhadap program tersebut.
Publik Pertanyakan Bukti Rp201 Miliar
Salah satu sorotan datang dari akun Instagram Ogi. Ia mempertanyakan kebenaran pernyataan mengenai dana Rp201 miliar yang disebut terkumpul hanya dalam waktu sekitar 10 menit.
“Bener gak sih omongannya Dasco, buktinya mana?” tulis Ogi.
Pertanyaan mengenai transparansi juga disampaikan akun Achmadalhakim. Ia meminta adanya penjelasan lebih lanjut mengenai dana yang disebut telah dihimpun tersebut.
“Perlu gak sih pak untuk transparansi 201 M dalam 10 menit, bukan gak terimakasih ya, tapi yaaa agak gimana aja kalau ada gitu pengen tau sih,” tulis Achmadalhakim.
Sorotan tersebut muncul setelah Dasco menyampaikan klaim mengenai penghimpunan dana dalam acara peluncuran Dana Bantuan Abadi LPSK.
Target Dana Bantuan Abadi LPSK Capai Rp1 Triliun
Dalam keterangannya, Dasco menyebut target penghimpunan Dana Bantuan Abadi LPSK mencapai Rp1 triliun.
Ia mengatakan pencapaian target tersebut masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sosialisasi mengenai program juga dinilai penting agar masyarakat mengetahui keberadaan Dana Bantuan Abadi LPSK.
Dengan semakin luasnya sosialisasi, dukungan terhadap program tersebut diharapkan dapat terus bertambah.
Sementara itu, angka Rp201 miliar yang disampaikan Dasco disebut telah terkumpul dalam waktu sekitar 10 menit. Jika dibandingkan dengan target Rp1 triliun, nominal tersebut berada di kisaran 20 persen dari target yang ditetapkan.
Status Dana Rp201 Miliar Masih Dipertanyakan
Sorotan publik terhadap pernyataan tersebut tidak hanya menyangkut besarnya nominal dana yang disebut terkumpul dalam waktu singkat.
Status angka Rp201 miliar juga menjadi pertanyaan. Publik mempertanyakan apakah nominal tersebut merupakan dana yang sudah diterima, komitmen donasi, atau bentuk dukungan lain terhadap program Dana Bantuan Abadi LPSK.
Kejelasan mengenai hal tersebut dinilai penting untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipahami secara utuh.
Transparansi mengenai sumber dana, pihak yang memberikan dukungan, mekanisme penghimpunan, serta status dana menjadi sejumlah hal yang masih menjadi perhatian setelah pernyataan Dasco.
Hingga informasi dalam sumber ini, belum terdapat penjelasan lebih lanjut yang dicantumkan mengenai rincian Rp201 miliar tersebut.
Dengan demikian, angka Rp201 miliar dalam pemberitaan ini merupakan klaim yang disampaikan Sufmi Dasco Ahmad, sementara pertanyaan publik mengenai bukti, sumber, mekanisme penghimpunan, dan status dana masih membutuhkan penjelasan lebih lanjut.